Jumat, 16 Maret 2018

Benarkah Hulk Menggunakan Hulkbuster di Avengers: Infinity War?

Seperti yang kita ketahui Hulkbuster Armor kembali muncul di trailer Infinity War setelah terakhir digunakan di Age of Ultron untuk menghentikan amukan Hulk karena pengaruh oleh kekuatan Scarlet Witch.


Sejak Hulk menghilang setelah kejadian itu dan muncul kembali di Taika Waititi's Thor: Ragnarok, Tony tidak memiliki alasan untuk menggunakan armor tersebut, namun trailer pertama Avengers: Infinity War memperlihatkan kembalinya Hulkbuster Armor, pertanyaannya bagaimana jika yang menggunakannya bukan Tony?

Dalam trailer pertama Infinity War, Bruce Banner terlihat berdiri di sebelah kanan armor Hulkbuster seperti gambar di atas, setidaknya para fans berfikir, kenapa Banner ada disamping armor tersebut yang mana tujuan awal armor dibuat adalah untuk mengalahkannya.


Kemudian dalam trailer kedua Hulkbuster terlihat sedang beraksi melawan para musuh yang kelihatannya seperti lokasi Wakanda dan sebelumnya pada trailer pertama Hulk berada di Wakanda bersama Captain America dan yang lainnya, sedangkan Iron Man tidak disana. Bagaimana jika ternyata Hulk yang benar-benar mengenakan armor Hulkbuster di Avenger: Infinity War?


Dalam versi komiknya Avengers Assemble #6 yang dirilis tahun 2012, Bruce Banner pernah mengenakan armor Iron Man seperti terlihat di slide kedua, yang mana armor Iron Man meledak, sehingga mengubah Banner menjadi Hulk. Ternyata, Tony memiliki ide jenius untuk mengirim Hulk pertama sebagai Trojan Horse. Dan inilah bagian yang menarik: dalam isu komik tertentu, Avengers bergabung dengan Guardian of the Galaxy (sebuah barisan yang sangat mirip dengan yang ada di MCU) untuk mempertahankan Bumi melawan invasi dari Mad Titan Thanos. Mungkin sesuatu yang serupa akan terjadi di Avengers: Infinity War.


Semakin penasaran kan guys? Tunggu filmnya di bioskop tanggal 25 April 2018 nanti dan aktifkan notifikasi @movie.hits supaya gak ketinggalan update info terbaru film Avengers: Infinity War.

Trailer Terbaru Avengers: Infinity War Sudah Rilis!

Setelah berbulan-bulan menunggu, akhirnya Avengers : Infinity War merilis trailer kedua yang tentunya membuat para fans sangat antusias. Meskipun selama ini antusiasme tetap terbilang tinggi, namun Marvel Studios tampaknya tidak bisa membuat para fans terus menerus penasaran dengan gambaran lebih dalam dari film ini, begitu juga kalian bukan? 


Disisi lain, beberapa waktu sebelum trailer ini dirilis, Russo Brothers menjelaskan seberapa besar skala film ini. Keduanya menyebutkan bahwa ancaman yang menanti para Avengers, yaitu Thanos dan berbagai kekuatan Infinity Stones yang selama ini belum pernah kita lihat hadir bersamaan akan sama besarnya dengan versi komik dan sama monumentalnya dengan adegan pertempuran di Captain America Civil War.

Russo Brothers memang tidak menyebut secara detail adegan per adegan, namun ia menggambarkan bahwa mereka akan membawa kita ke adegan aksi terbesar yang penggemar Marvel telah lihat sejauh ini. :

“(Avengers : Infinity War) sama seperti itu ( adegan pertempuran Civil War ), hanya saja jika adegan Civil War merupakan sebuah panel di buku komik, maka di Avengers : Infinity War Anda akan membuka (panelnya) lagi dan lagi dan lagi.”

Dengan pernyataan seperti itu, maka tidak mengherankan jika Infinity War disebut-sebut sebagai film terbesar sepanjang sejarah Marvel. Semakin penasaran bukan? Sabar Guys, masih ada sekitar 6 minggu lagi film ini rilis di bioskop kesayangan kalian. Sampai saat itu, dapatkan update terbaru Avengers : Infinity War paling lengkap di moviehits.id

Simak trailernya dibawah ini!


Selasa, 06 Maret 2018

Artwork Keren dari Avengers: Infinity War ini Ungkap kostum Baru Black Widow

Sebuah character art dari film Avengers: Infinity War telah dirilis oleh pihak Marvel Studios beberapa saat yang lalu. Promo ini menampilkan karakter seperti Thanos, Spider-Man, Thor, Captain America, Scarlet Witch dan Black Widow.


Sajian dari artwork yang cukup keren ini menampilkan beberapa “revisi” dari penampilan dari para karakter ini. Termasuk di dalamnya adalah tameng “Wakanda” milik Captain America, kostum canggih  Iron Spider milik Spider-Man dan yang paling menarik adalah penampilan baru dari Black Widow dengan kostum barunya yang berwarna hijau dan menjadikannya lebih “segar.”


Seperti dilansir dari situs Cinemags, para superhero/villain yang sudah dipastikan ikut terlibat dalam Avengers: Infinity War adalah Drax the Destroyer (Dave Bautista), Thanos (Josh Brolin), Doctor Strange (Benedict Cumberbatch), The Collector (Benicio Del Toro), Groot (Vin Diesel), Iron Man (Robert Downey Jr.), Captain America (Chris Evans), Nebula (Karen Gillan), Thor (Chris Hemsworth), Loki (Tom Hiddleston), Spider-Man (Tom Holland), Nick Fury (Samuel L. Jackson), Black Widow (Scarlett Johansson), Mantis (Pom Klementieff), Falcon (Anthony Mackie), Star-Lord (Chris Pratt), Hawkeye (Jeremy Renner), Hulk (Mark Ruffalo), Gamora (Zoe Saldana), Maria Hill (Cobie Smulders), Winter Soldier (Sebastian Stan) dan Wong (Benedict Wong) kembali beraksi. Menurut informasi yang beredar akan hadir lebih dari 60 karakter MCU di film ini. Sedangkan sutradaranya adalah Joe dan Anthony Russo.

Inilah plot cerita dari Avengers: Infinity War:

“Sejalan dengan perkembangan dunia MCU, para Avengers masih berusaha melindungi dunia dari berbagai ancaman bahaya. Dan kini sebuah bahaya baru muncul dan ia datang dari kegelapan kosmik: Thanos. Ia adalah tiran galaksi, tujuannya hanya satu untuk mengumpulkan para Infinity Stones yang berjumlah enam bua. Artifak atau baru ini mempunyai kekuatan yang sangat dasyat. Dan kini apa yang selama ini dijunjung oleh para anggota Avengers dan sekutu barunya, keselamatan Bumi dan dunia kini dalam ancaman.”

Avengers: Infinity War akan dirilis perdana di Indonesia pada tanggal 25 April 2018. 

Makin Sangar, Poster Internasional 'Rampage' Tampilkan 3 Monster Raksasa

Dwayne Johnson akan kembali menyapa fans lewat film barunya, "Rampage". Film yang bercerita tentang gorilla korban kesalahan rencananya akan dirilis pada April 2018 nanti. 


Sebelumnya, "Rampage" sudah menyapa fans lewat poster maupun trailer baru. Kali ini, "Rampage" kembali merilis poster yang tak kalah keren. 

Lewat Twitternya, Dwayne Johnson memamerkan poster internasional "Rampage". Dalam poster tersebut tampak Davis Okoye (Dwayne Johnson) ditemani oleh gorilla bernama George yang telah berubah menjadi raksasa. 

Tak hanya berdua, di belakang Davis dan George juga tampak 2 monster raksasa lainnya yang tak kalah mengerikan. Pastinya, ini membuat penggemar makin tak sabar menanti "Rampage" dirilis. 


Sementara itu, "Rampage" juga dibintangi oleh Naomie Harris, Malin Akerman, dan Joe Manganiello. Film ini akan tayang pada 20 April 2018 mendatang.

Artikel ini telah terbit di situs wowkeren.com sebelumnya

Setelah Mengalami Kendala Akhirnya Flashpoint Mendapatkan Sutradara Baru

Film terbaru adaptasi DC Comics, "Flashpoint", sempat mengalami kendala lantaran belum menemukan sutradara yang tepat. Seperti diketahui, sutradara Josh Whedon yang digadang-gadang untuk mengarahkan film ini justru memilih mengundurkan diri. 


Namun baru-baru ini sutradara John Francis Daley mengumumkan bahwa dirinya serta Jonathan Goldstein lah yang akan mengarahkan "Flashpoint". Melalui akun Twitter miliknya, John mengunggah sebuah foto GIF yang menunjukkan karakter The Flash sedang berlari di sisi gunung. 

Nama John Francis Daley serta Jonathan Goldstein memang dikenal usai keduanya menyutradarai "Game Night". Sebelum "Game Night", duo sutradara ini juga sempat didapuk sebagai penulis naskah "Spider-Man: Homecoming". Dengan bergabungnya John serta Jonathan sebagai penulis serta sutradara, bukan hal yang mustahil jika "Flashpoint" akan dibumbui berbagai aksi konyol dan kocak seperti dua film sebelumnya. 

Sebelumnya, "Flashpoint" sendiri telah mengumumkan jadwal produksinya. Film ini kabarnya akan diproduksi sekitar bulan Juli 2018, berselang dua tahun sebelum perilisannya pada 2020 mendatang. 


Tokoh Barry Allen (The Flash) sendiri dipastikan akan diperankan oleh Ezra Miller. Beberapa karakter dalam film "Justice League" juga dipastikan untuk membintangi film "Flashpoint", seperti Cyborg (Ray Fisher) dan Wonder Woman (Gal Gadot). Di sisi lain, aktor Billy Crudup juga dikabarkan turut membintangi film ini dan berperan sebagai Henry Allen atau ayah dari Barry Allen.

Artikel ini telah terbit di Wowkeren.com sebelumnya

Sabtu, 03 Maret 2018

Marvel Rilis Foto Thanos dan Penampilan Para Villain 'Avengers: Infinity War'

Sejauh ini, "Avengers: Infinity War" merupakan film yang paling ditunggu-tunggu oleh fans. Marvel Studio pun semakin gencar promosi untuk menyambut jadwal perilisan perdana yang semakin dekat, bahkan kini dimajukan sepekan lebih awal. 

Marvel tak hanya mempromosikan para superhero dalam film "Avengers: Infinity War" yang sangat dicintai oleh fans. Marvel juga berusaha mengenalkan para sosok jahat yang akan datang bersama Thanos untuk melawan Tony Stark (Robert Downey Jr.) dan karakter-karakter lain. 


Marvel baru saja merilis promo art yang menunjukkan secara lebih jelas wajah dan penampilan para villain "Avengers: Infinity War" ini. Ada Thanos (Joss Brolin) yang berdiri di tengah dengan penuh percaya diri memakai Infinity Gauntlet di tangan kirinya. 

Sayangnya kurang terlihat batu apa saja yang sudah dimiliki Thanos. Dia dikelilingi Proxima Midnight, yang setengah wajahnya tertutup topeng berwarna hitam dan berambut panjang. Dia sosok paling berani yang membawa tombak dengan bilah terbuat dari bintang-bintang. Berdasarkan trailer, villain ini menyerang Vision (Paul Bettany) hingga melacak persembunyiannya di Wakanda. 

enampilan Corvus Glave tak kalah mengerikannya dan dia menjadi pemimpin pasukan Thanos. Jenderal Corvus Glave memakai jubah hitam dan ikut berkontribusi menaklukan seluruh galaksi maupun kerajaan-kerajaan demi kejayaan Thanos. Sosok ini siap menghunuskan senjata dan membuatnya sulit dikalahkan. 

Ada Ebony Maw yang menguasai strategi dan manipulatif. Ebony Maw akan menjadi lawan yang paling misterius dan berbahaya di anggota Black Order milik Thanos. Jika berdasarkan versi komik, dia bisa memanipulasi pikiran beberapa superhero untuk membantu Thanos mencapai tujuannya di bumi. 

Cull atau juga "Black Dwarf" ditampilkan seperti hulk yang jahat dan memiliki tanduk. Dia membawa senjata seperti hammer Thor (Chris Hemsworth). Terakhir ada Outrider, alien berbentuk hewan buas dan memiliki banyak tangan. 

Dia dibuat sebagai senjata membunuh yang kuat, lincah, dan akan menyerang benteng lawan untuk mendapatkan atau menyingkirkan target. Trailer perdana menunjukkan bahwa sekelompok Outrider dalam jumlah besar menyerang Wakanda dan bertarung dengan Black Panther (Chadwick Boseman) hingga Steve Rogers (Chris Evans). 

Nah apakah para superhero yang dicintai penggemar ini dapat bersatu mengalahkan para villain Thanos? Nantikan kisah selengkapnya di film "Avengers: Infinity War" yang akan rilis perdana 27 April mendatang. "Avengers: Infinity War" juga menampilkan karakter-karakter lain yang sudah muncul di sederet film Marvel sebelumnya. (wowkeren.com)

Kamis, 25 Januari 2018

Review Film: 'Maze Runner: The Death Cure' (2018)

Yang saya suka dari The Maze Runner adalah judul franchisenya tersebut yang konsisten dengan isi filmnya: "Pelari Labirin". Ini sudah film ketiga, dan pembuat filmnya selalu bisa mengkondisikan agar para karakternya —yang lulusan ujian labirin, kalau anda masih ingat— berlarian untuk alasan yang beraneka rupa. Di film pertama, mereka berlari dari monster labirin. Di film kedua mereka berlari dari zombi. Di film ketiganya mereka masih berlarian, entah dikejar atau mengejar, dari berbagai macam hal, termasuk yang dua tadi. 


Yang tak bisa mereka lakukan hanyalah berlari dari kenangan masa lalu. Ijinkan saya menaruh tagar #PukPuk disini, bagi yang membutuhkan. 

Itulah kenapa, Thomas (Dylan O'Brien) dkk berjuang keras untuk menyelamatkan teman mereka, Minho (Ki Hong Lee) yang ditawan oleh organisasi jahat WCKD setelah dikhianati oleh mantan gebetan Thomas, Teresa (Kaya Scodelario). Tak peduli apapun resikonya dan berapapun nyawa yang bakal melayang, Thomas sudah membulatkan tekadnya: Minho tak boleh ditinggalkan. 

Kenapa harus Minho saja? Ini terdengar seperti tekad yang ganjil, apalagi kalau mengingat bahwa ada banyak nyawa yang semestinya juga layak diselamatkan dari percobaan keji yang dilakukan WCKD. Ketika menyelamatkan satu gerbong penuh remaja, Thomas tampaknya agak kecewa. Tak ada Minho soalnya. Semua baru masuk akal setelah saya membuat satu hipotesis. Jangan-jangan Thomas sebenarnya suka sama Minho? Nah kan, pasti begitu. Saya belum pernah melihat pria yang sebegitu inginnya menyelamatkan seorang bro-nya di atas hal lain yang lebih penting. Yang terserah mereka sih, saya tak mau nge-judge. Tapi memang bisa jadi kan? Iya kan? Iya ga sih? 

Untuk menonton Maze Runner: The Death Cure, sepertinya kita harus ingat dua film sebelumnya. Film ini takkan menjelaskan, dan di beberapa bagian saya cukup bingung. Mungkin kalau menonton ulang film sebelumnya, bakal ngerti film yang ini. Mungkin yaa. Karena teman saya yang sudah menonton pun kadang masih tak mengerti bagaimana atau kenapa mereka melakukan sesuatu. Namun, jika kita berpegang pada soal yang dasar-dasar saja seperti bagaimana filmnya merupakan adaptasi novel young-adult, bermain seperti campuran antara The Hunger Games dan (kalau mudah-mudahan masih ingat) Divergent, serta premis standar dimana para remaja spesial melawan tiran, kita sudah aman. 


Kekurangtahuan saya nyatanya tak begitu menganggu, karena filmnya adalah film yang sibuk sendiri. Sesuatu selalu terjadi. Lebih sering daripada tidak, aksi berlangsung hanya demi tujuan aksi. Punya gaya tapi seringkali tanpa tujuan. Sekuens-sekuens aksinya, yang boleh dibilang sensasional untuk ukuran film young-adult, tak meninggalkan ruang bagi kita untuk protes kalau plotnya lumayan gaje. Dalam review Maze Runner: The Scorch Trials, saya berharap semua misteri akan terjawab di film terakhirnya ini. Hmm. Saya yakin, banyak kejanggalan akan membuat anda bakal punya pertanyaan-pertanyaan baru nanti. 

Demi menyelamatkan Minho, Thomas dkk harus menerobos masuk ke Kota Terakhir, kota yang menjadi pertahanan pamungkas WCKD. Misi ini bisa dibilang mustahil karena kota tersebut dikelilingi tembok tinggi dan artileri berat. Namun, tak ada tiran yang tak menciptakan pemberontak. Jadi beruntung sekali, ada anggota pasukan pemberontak yang bersedia membantu mereka masuk. Kebetulan mereka juga kenal.

Anda tentu masih ingat kalau Thomas dkk adalah remaja yang imun terhadap virus misterius yang membuat mayoritas manusia menjadi zombi. Tujuan WCKD adalah membuat vaksin dari DNA para remaja imun. Bagi tim WCKD, menyelamatkan dunia sangat penting meski harus mengorbankan beberapa orang; itulah kenapa Teresa berkhianat. Bagi tim Thomas, nyawa teman-teman lebih berharga, yap, walau mengorbankan umat manusia. Tak ada yang perlu diperdebatkan disini; kofliknya sederhana. Film berada di tim Thomas, meski logikanya nyawa beberapa orang tak sebanding dengan seluruh umat manusia. Hmm, saya pasti diterima di tim WCKD. 

Film ini masih disutradarai oleh Wes Ball, dan sama seperti film kedua, untuk urusan aksi ia tak mengecewakan. Ada banyak set-pieces yang seru. Adegan pembukanya adalah pembajakan kereta yang melibatkan dua mobil jeep dan (nantinya) satu helikopter. Ada pula sekuens absurd penyelamatan bis yang dipenuhi penumpang dengan menggunakan crane. Dan ledakan. Banyak ledakan. Seolah ditujukan khusus untuk membuat kita ikhlas akan konteksnya yang tak jelas. Ketika cerita melambat dan kita mulai berniat membuka hape, ada adegan aksi yang membuat mata segar lagi. 

Saya harus bilang bahwa dari ketiga film Maze Runner, yang ini adalah yang paling bagus soal penggarapan. Tata produksinya mantap, meski bujetnya terbatas. Soal cerita, ia adalah semacam sesuatu yang dikarang sekenanya untuk menutup cerita. Ia tak tertarik untuk menjawab misteri. Kesempatan untuk menyuguhkan konflik sungguhan dengan kritik sosial, dilepaskan begitu saja padahal sudah disentil. Saya kira tak banyak yang akan kita ingat dari durasinya yang mencapai dua setengah jam. Meski demikian, franchise ini layak diberi kredit, karena filmnya terakhirnya untungnya tak dibagi dua. The Death Cure sudah menutup serinya sebaik yang ia bisa. Mungkin.

Review ini adalah milik Ulasanpilem.com